Lagu ini lahir dari sebauh mimpi, satu kali saya bermimpi tetang seorang teman yang saya kenal ketika SMU di Berastagi. Saat itu dia seorang yang sungguh-sungguh mengikut Tuhan. Saya salut kerena hapir setiap kegiatan gereja di selalu anda. Sampai satu kali kami bisa temu di jakarta. Ceritanya juga sangat panjang bagaimana kami bisa bertemu kembali. Saat saya bertemu dia, dia bukan seperti yang saya kenal sejak SMP, sudah banyak perubahan.

Ketika saya di Afrika selata, saya bermimpi tentang dia, hidupnya begitu hancur-hancur, hidup sangat suram, penuh dengan dosa, hidup denan segala macam kejahatan (Kondisinya dalam mimpi, saya tidak tahu yang sebenar). Yang saya heran adalah, saya ada di Indonesia, dan bertemu dengan dengan dengan posisi sekarat dan sudah tidak ada harapan untuk hidup. La saya mendoakan dia, dan dia menjadi sembuh dan bertobat kembali.
Yang membuat saya kagum tenyang mimpi ini adalah, Dia menjadi penulis buku, dan buku kesaksian hidupnya banyak dicari orang, orang-orang banyak mencari dia, supaya mereka juga bisa berubah seperti hidupnya.
Keesokan harinya, saya menceritakan mimpi tersebut, karena dia memilih untuk tidak percaya, maka saya timbul untuk membuatnya dalam sebuah lagi. Lagu ini menceritakan semua tentang mimpi tersebut.